Hajar Persikabo 4-1, Persebaya Promosi ke LSI

, Surakarta – Persebaya Surabaya berhasil promosi ke kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia (LSI) musim kompetisi mendatang setelah menghajar Persikabo Bogor 4-1 pada babak semifinal Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Manahan Solo, Ahad, 8 September 2013. Gol kemenangan Persebaya dicetak Srdan Lopicic pada menit ke-22 dan 54, dan Jean Paul Boumsong menit ke-57 dan 80. Sementara satu gol balasan Persikabo dicetak Alejandro Tobar pada tambahan waktu (injury time) babak kedua. Pertandingan antara kedua tim pada awalnya berlangsung sengit diwarnai saling serang. Persebaya membuka kemenangan melalui gol Lopicic pada menit ke-22. Bola tendangan bebas Lopocic dari luar kotak penalti Persikabo iru ditangkap tidak sempurna oleh kiper Persikabo sehingga bergulir masuk ke gawangnya. Skor 1-0 itu tidak berubah hingga babak pertama usai. Unggul 1-0 di babak pertama itu membuat para pemain Persebaya tampil lebih percaya diri pada babak kedua. Tim berjuluk bajul ijo itu tampil langsung menggebrak menekan pertahanan Persikabo sehingga memaksa para pemain belakangnya bekerja keras mempertahankan gawang mereka. Namun, gelombang serangan Persebaya tak juga berhenti dan malahan makin gencar. Pada menit ke-54, Boumsong mengirim umpan terobosan ke Lopicic yang berdiri di depan gawang. Tanpa kesulitan, Lopicic yang mengenakan kostum nomor 10 tersebut meneruskan umpan itu memperdayai penjaga gawang Persikabo, Agus Rohman, 2-0. Kebobolan dua gol membuat barisan pertahanan Persikabo makin panik, karena serangan Persebaya kian menyukitkan mereka. Tak ayal pada menit ke-57 gawang Persikabo kembali jebol. Gol ketiga bagi Persebaya ini dicetak Boumsong, yang lepas dari jebakan offside para pemain belakang Persikabo. Boumsong menggiring bola sebentar dan tinggal berhadapan dengan kiper Persikabo. Dengan ketengan luar biasa Boumsang merobek jala gawang Persikabo dengan tendangan tak terlalu keras namun terarah, 3-0. Lima menit kemudian, Boumsong mendapat peluang emas di dalam kotak penalti Persikabo. Sayang sekali tendangan kerasnya dapat ditepis kiper Persikabo. Persikabo sendiri memiliki peluang membuat gol balasan pada menit ke-65, ketika penyerang andalannya, Cristiano Lopez Figueiredo, tinggal menceploskan bola ke gawang Persebaya yang lowong ditinggalkan penjaganya, Bayu Cahyo Wibowo. Namun, bola tendangan Cristiano dapat dihalau oleh pemain belakang Persebaya. Gawang Persikabo malahan kembali kebobolan pada menit ke-80 menyusul pelanggaran yang dilakukan penjaga gawanya terhadap Boumsong. Penyerang Persebaya ini sendiri yang menjadi eksekutor hukuman tendangan penalti tersebut kembali menaklukkan penjaga gawang Persikabo, sehingga skor berubah 4-0 untuk Persebaya. Persikabo baru dapat membuat gol balasan pada detik-detik akhir babak kedua. Wasit memberikan hadiah tendangan penalti setelah salah seorang pemain Persikabo dijatuhkan di dalam kotak penalti Persebaya. Lopez Figueiredo dengan sangat tenang mengeksekusi tendangan penalti itu membuat skor berubah 4-1 tetap untuk keunggulan Persebaya. Sampai wasit meniup peluit panjang tanda babak kedua usai skor tak berubah dan Persebaya pun lolos ke babak final Divisi Utama Liga Indonesia. Persebaya juga berhak tampil pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim kompetisi mendatang. Pelatih Persebaya, Tony Ho, mengaku timnya memang menargetkan promosi ke Liga Super Indonesia. Meskipun target terpenuhi, Ho berharap anak asuhnya tidak larut dalam euforia dan tetap bersemangat mengejar gelar juara Divisi Utama Liga Indonesia. Sementara itu, Asisten Pelatih Persikabo, Abdush Shobur, menyatakan masih ada harapan bagi timnya lolos ke ISL. “Kami harus menang di perebutan peringkat 3 dan 4,” katanya. Dia menilai kekalahan telak Persikabo terjadi karena pemain frustasi tidak mampu mencetak gol di awal pertandingan. “Setelah itu pemain tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik,” ujarnya. UKKY PRIMARTANTYO

Sumber: Tempo.co