Tono Suratman: PSSI Perlu Berbenah

Ini menjadi tantangan terbesar induk sepakbola Indonesia untuk menuju perbaikan demi pencapaian prestasi di masa depan.
Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman saat membuka secara resmi Kongres PSSI 2016 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11). Menurutnya Kongres PSSI menjadi titik awal kebangkitan sepakbola nasional, apalagi cabang olahraga ini merakyat yang mampu membangkitkan semangat nasionalisme bangsa.
Kita bangsa Indonesia punya obsebsi besar untuk memajukan sepakbola yang bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa seperti halnya bangsa Eropa. Lihat saja negeri Italia, Perancis, Inggris dan Amerika Latin seperti Brasil, Argentina dan lainnya. Banyak negara-negara yang dikenal karena sepakbola dan prestasinya, ungkapnya.
Diakui PSSI merupakan tempat organisasi membina sepakbola dan meraih prestasi. Maka banyak yang berharap hasil kongres menghasilkan yang baik dan membuat roda organisasi menjadi sehat dan bisa berkembang mencapai prestasi.
Mari kita belajar dari pengalaman masa lalu yang kurang baik. Hari ini saya sebagai Ketum KONI Pusat mengpresiasi Kongres PSSI untuk melahirkan visi dan misi yang mampu membawa sepakbola kita kembali berjaya di Tanah Air dan luar negeri, tegasnya.
Kedepan sepakbola harus jadi idola semua orang. Untuk itu, Tono mengajak peserta kongres termasuk calon pemimpin dan pengurus baru PSSI menjadi organisasi yang berwibawa dan berintegritas untuk kemajuan bangsa khususnya olahraga nasional.
Saya berpesan pilihlah calon pemimpin dan pengurus yang mampu bertugas dengan baik dan berkomitmen tinggi untuk memajukan sepakbola kita. Kepada calon agar dapat bersaing secara jujur, integritas dan dapat bekerjasama antar calon baik yang terpilih maupun tidak terpilih nantinya, serta dapat saling mendukung, ujar Tono.
Plt Ketum PSSI, Hinca Panjaitan menuturkan para peserta kongres yang hadir baiknya untuk bersinergi satu sama lain, berintegritas dan menyatu dalam organisasi sepakbola ini. Hal itu guna membawa sepakbola Indonesia kea rah yang lebih baik.
Saya beri apresiasi kita dapat mengedepankan 3 hal tersebut. PSSI serahkan hasil kongres ini jadi sinergi baru dan semangat baru bagi negara. Kalau ada yang kurang berkenan dari pengurus PSSI sekarang ini atau sebelumnya, bahkan kurang tepat atau kurang sempurna dalam memberikan yang terbaik, izinkan kami memohon maaf sebesar-besarnya, kata Hinca.
Di akhir sambutannya, ia mengucapkan para calon pemimpin PSSI selamat datang dan mari berkompetisi secara sehat agar semua dapat bersinergi, menyatu, dan berintegritas. Kedelapan kandidat tersebut, Bernhard Limbong, Erwin Aksa, Letjen TNI Edy Rahmayadi, Eddy Rumpoko, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Tonny Apriliani, Sarman El Hakim, Djohar Arifin Husein, dan Kurniawan Dwi Yulianto.

Hendro D Situmorang/YUD
Suara Pembaruan

talkfusion-erfolg.com totobet sidney Sumber: BeritaSatu