Muchlis Hadi Tak Dilirik Timnas Indonesia U22, Mengapa?

Padahal, striker muda ini memiliki pengalaman yang cukup banyak di turnamen internasional. Asisten pelatih Timnas U22, Bima Sakti Tukiman, pun menjelaskan alasannya tidak memanggil Muchlis Hadi.
Jadi, namanya (Muchlis Hadi Ning Saefulloh) sudah ada dan kami (tim pelatih Timnas Indonesia U22) juga sudah pelajari lewat video-videonya, ungkap Bima Sakti Tukiman di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, beberapa waktu lalu.
Tapi, saat ini kami memberikan kesempatan kepada Dimas Drajad dan Ahmad Nur Hardianto, lanjut eks kapten Timnas Indonesia ini.
Muchlis Hadi Ning Saefulloh adalah striker utama Timnas Indonesia U19 asuhan Indra Sjafri saat meraih juara Piala AFF U-19 2013 silam. Pemain asal Jawa Timur ini juga sempat memperkuat Timnas Indonesia U23, bahkan masuk skuad timnas senior saat tampil di Piala AFF 2016 lalu.
Namun, di level klub, Muchlis Hadi Ning Saefulloh sangat jarang mendapatkan kesempatan bermain. Di kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 musim lalu, ia tidak memperoleh tempat utama di PSM Makassar.
Timnas Indonesia U22 sendiri hanya memanggil dua pemain depan di masing-masing tahap seleksi. Di seleksi tahap pertama, Ahmad Nur Hardianto dan Marinus Marianto Manewar yang dipanggil. Di seleksi kedua, giliran Dimas Drajad yang diberi kesempatan bersama Ahmad Nur Hardianto.

talkfusion-erfolg.com totobet sidney Sumber: Sidomi