UBL menang karena beruntung

Sindonews.com – Para pemain Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta langsung bersujud syukur di lapangan begitu peluit babak kedua berakhir. Ekspresi itu untuk mensyukuri kemenangan tipis UBL atas Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dengan skor 2-1 (2-0) di laga pemungkas Seri II Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal Season 2013-14 Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference. Karami Balkas dkk sangat bersyukur mencatat kemenangan kelima secara beruntun dalam even yang baru digelar ini. Bermain di lapangan futsal Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Minggu (13/4), skuad UBL yang berkostum kuning celana biru membutuhkan perjuangan ekstrakeras untuk meredam perlawanan anak-anak Bandung. Pelatih UBL Harry Setiawan mengakui timnya menang beruntun dalam pertandingan ini. Dalam analisisnya, pertandingan seharusnya bermain imbang jika melihat begitu banyak peluang Unpad di babak kedua yang gagal menghasilkan gol.’’Seharusnya imbang. Kami hanya menang karena faktor luck,’’kata Harry seusai pertandingan. Dia merasa salah dalam memberikan instruksi kepada pemainnya terutama di babak kedua yang digempur habis-habisan oleh Unpad. ’’Saya salah dalam memberikan instruksi di babak kedua. Saya kira dia (Unpad) memainkan pressure ternyata tidak. Sehingga di babak kedua pemain kami praktis bermain tanpa pola,’’kata Harry. Turun dengan kekuatan utamanya, UBL dipaksa bermain habis-habisan untuk membongkar gawang Unpad yang dikawal Danki Yanotama. Danki menjadi benteng tangguh yang memebrikan rasa aman kepada rekan-rekannya untuk bermain all-out baik dalam menyerang dan bertahan. Satu-satunya wakil dari luar Jabodetabek itu mampu mengimbangi permainan UBL hingga menjelang turun minum. Serangan demi serangan yang dilancarkan UBL mampu dipatahkan Danki yang bermain safe. Perjuangan UBL baru membuahkan hasil pada semenit terakhir babak pertama dengan terciptanya dua gol melalui M Faisal dan Agung Pamuji. Keran gol pertama dibuka Faisal setelah memanfaatkan umpan Verdiansyah dari sisi kanan gawang Unpad. Dengan kecepatan lari, dia mampu menusuk ke depan gawang dan melepaskan tendangan yang mampu mengecoh kiper. Dan, 20 detik sebelum berakhirnya babak pertama, suporter UBL kembali bersorak setelah Agung mengoyak jala Unpad untuk kali kedua. Tendangan kerasnya tidak mampu ditahan Danki untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Dalam posisi tertinggal 2-0, Unpad langsung menggebrak di sepanjang 20 menit babak kedua. Ada delapan peluang tercipta yang salah satunya menghasilkan gol untuk memperkecil kekalahan 2-1. Satu-satunya gol pelipur lara Unpad dilesakkan kapten tim Dandy Suryansyah di menit ke-16 setelah tendangannya lepas dari tangkapan kiper UBL Ramadhan. Unpad sempat mengagetkan UBL ketika Bachtiar melepaskan tendangan di menit kedua. Sayang, tendangan Bachtiar hanya membentur mistar kanan atas UBL. Peluang lain diperoleh Azia yang membuat tiga usaha yang seharusnya berbuah gol. Namun, semua peluang itu Aziz sirna karena tendangannya melesat di atas mistar. ( wbs ) dibaca 1.688x

Sumber: Sindonews