Pilot China Dilarang Begadang Nonton Sepakbola

Liga365 VIVAnews – Beberapa maskapai penerbangan asal China melarang para pilot mereka tidur terlalu larut untuk menonton pertandingan sepak bola. Hal ini demi menjaga kesehatan dan vitalitas mereka saat bertugas. Laman China Daily akhir pekan lalu melansir perusahaan maskapai di sana turut melarang para staf yang langsung berhadapan dengan penumpang untuk membicarakan mengenai hasil pertandingan di saat jam kerja berlangsung. Salah satu maskapai yang memberlakukan aturan tersebut, China Southern Airlines, menyebut ajang Piala Dunia justru berdampak terhadap kinerja staf termasuk pilot. “Menonton Piala Dunia akan berdampak kepada pekerjaan dan keselamatan penumpang,” kata perwakilan maskapai tersebut kepada para pegawainya. Maskapai China Southern mengaku tengah berfokus kepada risiko adanya kelelahan pada pilot dan kekhawatiran mereka mengkonsumsi minuman beralkohol apabila menonton pertandingan tersebut. Apabila membandel, maka kru maskapai dan atasan mereka akan diberi hukuman. Maskapai lainnya, Spring Airlines, turut mengeluarkan peringatan serupa. Bahkan, maskapai yang dikenal sebagai maskapai dengan budget rendah itu, telah menginformasikan soal aturan tersebut sebelum Piala Dunia dimulai tanggal 12 Juni lalu di Brasil. “Saat Piala Dunia dimulai, justru merupakan musim puncak bagi penerbangan sipil. Untuk memastikan keselamatan, maka perusahaan maskapai akan selalu memeriksa apabila ada pegawai yang terlihat lelah setiap saat,” ujar perwakilan Spring Airlines. Menurut juru bicara Spring Airlines, Zhang Wuan, aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi para pilot, tetapi juga bagi semua staf yang langsung berhadapan dengan penumpang, khususnya yang mengurusi masalah keselamatan. Maskapai tersebut telah memberlakukan langkah pencegahan seperti membaca tekanan darah untuk menentukan apabila anggota kru mengalami kelelahan selama Piala Dunia digelar. Kendati begitu, Spring Airlines membantah dengan menerapkan aturan itu, berarti mereka mengambil hak pegawai untuk menyaksikan Piala Dunia. “Kami tidak bermaksud untuk membatasi hak para pegawai menonton pertandingan Piala Dunia, namun mereka tidak bisa membiarkan pertandingan itu memiliki efek buruk terhadap pekerjaan mereka,” ujar Zhang. Menurut aturan penerbangan sipil, istirahat yang cukup merupakan hal yang penting bagi para pilot. Mereka harus memperoleh jam tidur dua kali lipat dari jatah jam mereka terbang dalam satu hari. Artinya, apabila mereka melalui penerbangan yang memakan waktu enam jam, maka mereka harus beristirahat selama 12 jam. Minimal mereka bisa berisitrahat selama delapan jam sehari. Didukung Pilot Aturan pelarangan untuk menonton Piala Dunia diakui oleh seorang kapten pilot untuk maskapai penerbangan domestik. Pilot yang enggan disebut identitasnya tersebut mengaku maskapainya tidak melarang pegawai untuk menonton Piala Dunia. “Namun, saya mendapat surat elektronik berisi pengingat agar kita tidak tidur terlalu malam dan untuk menyesuaikan waktu secara tepat,” kata dia. Dia sendiri mengaku penggemar berat tim nasional sepak bola Jerman. Tetapi, belum memutuskan apakah akan menonton pertandingan timnas Jerman atau tidak. Dia mengatakan, itu semua tergantung dari jadwal kerjanya. Beberapa maskapai asing memiliki solusi kreatif lainnya untuk menyeimbangkan pekerjaan dan minat pegawainya di Piala Dunia. Maskapai nasional asal Jerman, Lufthansa, misalnya, mengizinkan staf di darat untuk tetap menginformasikan hasil pertandingan kepada para pilot ketika mereka sedang bertugas. (ren)

Sumber: VivaNews