Operasi Zebra, Polres Palu Catat Penurunan Pelanggaran

Palu- Memasuki hari keenam Operasi Zebra 2016 yang dilaksanakan serentak di Indonesia, Kepolisian Resor (Polres) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat penurunan pelanggaran tertib lalu lintas (lantas) dibanding periode operasi yang sama pada 2015. “Untuk saat ini, tilang yang kami lakukan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kapolres Palu, AKBP Christ Reinhard Pusung, Selasa (22/11). Jika enam hari pertama operasi pada 2015 jumlah yang melanggar dan ditilang sebanyak 366, sementara pada 2016 turun menjadi 202 pengendara. Begitu juga kecelakaan pada 2016 tercatat enam kasus dengan korban satu meninggal, empat orang luka berat dan kerugian material Rp 8,8 juta. Sedangkan periode yang sama pada 2015 tercatat dua pengendara meninggal dunia, satu luka berat, sembilan luka ringan, dan kerugian mencapai Rp 9,5 juta. Menurut Chris, kecelakaan lalu lintas pada umumnya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas, dan masih banyak anak di bawah umur yang sudah mengendarai sepeda motor. “Pelanggaran lain, lebih didominasi pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Ijin Mengemudi (SIM),” paparnya. Operasi Zebra 2016 dilakukan serempak di seluruh Indonesia, dimulai 16 November hingga 29 November 2016. John Lory/WBP Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu