Akankah Kita Melihat Kesempurnaan di Piala Eropa 2016?

JAKARTA, JUARA.net – Mungkin Anda sering mendengar peribahasa, ” practice makes perfect “. Dalam terjemahannya, perfect bisa diartikan sebagai sempurna. Dalam keseharian saya suka bertanya kepada teman-teman, sempurna itu milik siapa? Yup, “Sempurna” adalah milik Andra & The Backbone. Sudah 4 tahun 2 bulan 21 hari saya ditugaskan pimpinan belajar untuk menjadi praktisi HR i Bisnis Usaha bernama BOLA. Semua begitu menyenangkan bagi saya, dapat belajar tentang HR di lingkungan olahraga yang jadi hobi saya sejak kecil. Bahkan saya beruntung bisa berbincang langsung dengan jurnalis-jurnalis olahraga yang selama ini bisa saya lihat tulisan dan analisanya hanya melalui Tabloid BOlA atau televisi. Pengalaman ini adalah SEMPURNA bagi saya. Salah satu jurnalis itu adalah Sapto Harya Rajasa. Saya biasa memanggilnya Mas Aryo. Secara khusus, suami dari artis Novita Angie ini adalah jagonya sepak bola Spanyol. Tak heran untuk urusan sepak bola, negara favoritnya adalah Spanyol. SEMPURNA baginya di 2012 lalu, Mas Aryo bisa jadi saksi mata langsung turnamen Piala Eropa memunculkan La Furia Roja jadi juara. Kembali ke Euro 2016 , pagelaran kali ini dimulai dari babak kualifikasi grup. Ada 53 negara memperebutkan 23 tiket ke Prancis. Satu tiket lain sudah jadi milik tuan rumah. Data pun sudah terkuak, mulai dari 23 negara yang lolos, 5 negara debutan, dan 3 mantan juara Eropa yang absen hingga hanya ada satu tim yang melakoni fase kualifikasi dengan SEMPURNA. Benar, hanya Inggris yang lolos dengan mencaplok bersih 10 kemenangan. The Three Lions adalah SEMPURNA. Mendarat di Prancis, 24 negara memulai perjuangan merengkuh Trophy Henry Delauney ini sejak 10 Juni. Hingga saat ini, sudah 28 pertandingan digelar. Grup A dan B bahkan sudah menyelesaikan pertandingan penyisihan. Masih ada 8 duel di sisa penyisihan mulai Grup C sampai Grup F. Inggris gagal meraih kesempurnaan di Grup B. Tuan rumah Perancis yang punya kesempatan pun hanya bisa bermain imbang kala melawan Swiss di partai akhir Grup A. Kesempatan untuk menjadi SEMPURNA di fase grup penyisihan putaran final ini hanya tinggal milik dua negara. Lagi-lagi Anda benar, duo finalis 4 tahun lalu, Spanyol dan Italia.Hahaha… Loh, kok hahaha? Dalam usaha menjaga peluang sempurna ini, Spanyol akan menghadapi Kroasia dan Italia besok malam bertanding melawan Republik Irlandia. Spanyol sudah menang dua kali sebelumnya kala bersua Rep. Ceska dan Turki. Italia sendiri tak disangka-sangka mulus saat menang lawan Belgia juga Swedia. Terus apa hubungannya sampai saya nulis hahaha? Begini loh ceritanya. Kok ya kebetulan banget sih, dua pertandingan di atas sama persis dengan 4 tahun lalu. Walapun di Euro kali ini Spanyol-Kroasia dan Italia-Rep Irlandia beda grup (D dan E), tetapi 4 tahun lalu mereka berempat satu grup di Polandia. Faktanya, perjumpaan Spanyol vs Kroasia dan Italia vs Rep. Irlandia terjadi di partai ketiga mereka. Tidak percaya? Cek saja berita terkait peristiwa itu. Sekali lagi, SEMPURNA banget deh kebetulan ini. Lupakan sejenak soal Italia vs Rep. Irlandia, wong itu baru besok malam. Kita intip sedikit soal Spanyol yang akan menghadapi Kroasia dini hari nanti. Empat tahun lalu Spanyol menang 1-0. Namun, tak ada lagi sang pencetak gol saat itu yaitu Jesus Navas. Dia tak dibawa pelatih Vicente De Bosque ke Perancis. Akan tetapi, duel nanti tetap akan seru. Bayangkan, Fabregas-Iniesta-Silva akan face to face dengan Perisic-Modric-Rakitic. Tantangan meraih kesempurnaan di fase grup bagi Spanyol. Apakah akan ada ke-SEMPURNA-an itu bagi Spanyol setelah 90 menit? Silahkan Anda bertaruh! Sesungguhnya akan jadi SEMPURNA bila antara Spanyol dan Italia yang masih punya peluang menang terus jadi JUARA di akhir turnamen. Tetapi, kadang memang sulit meraih kesempurnaan. Mas Aryo sendiri mengalami. Jika di tahun 2012 ia dikirim ke Piala Eropa dan melihat Spanyol tim favoritnya jadi juara, lain ceritanya kala dia ditugaskan ke Brasil untuk Piala Dunia 2014. Spanyol secara sempurna gagal di fase grup! Hmmm, sempurna yang sejati itu hanya milik Tuhan. Gak percaya? Dasar kamu manusia.

Sumber: Juara.net