Leicester Pecundangi Liverpool 3-1

Tak tanggung-tanggung, The Foxes mampu menghantam Liverpool dengan skor 3-1.
Kemenangan Leicester ini cukup mengejutkan banyak publik. Mengingat, mereka sedang dalam situasi berduka karena ditinggal Claudio Ranieri yang dipecat pada pekan lalu.
Namun, kepergian Ranieri tak lantas membuat mental para pemain Leicester mengendur. Mereka tetap mampu menunjukkan mental bertanding saat menghadapi Liverpool.
Meski hanya bermain dengan penguasaan bola sebanyak 31 persen, Leicester mampu tampil lebih produktif ketimbang Liverpool. Statistik mencatat Leicester melepaskan tujuh tembakan mengarah ke gawang dari 13 peluang. Sementara itu, The Reds menciptakan tujuh tembakan mengarah ke gawang dari 17 peluang.
Leicester berhasil membuka keunggulan pada menit ke-28. Keunggulan diciptakan melalui Jamie Vardy yang sukses lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan dari Marc Albrighton. Gol ini sekaligus menjadi gol perdana bagi Leicester pada 2017.
Keunggulan membuat Leicester semakin tampil percaya diri. Mereka terus menekan Liverpool dan sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-39 lewat Danny Drinkwater.
Gelandang asal Inggris tersebut sukses melepaskan tembakan voli dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar hasil dari sundulan Joel Matip.
Hingga turun minum, tidak ada gol lagi yang tercipta. Leicester unggul dengan skor 2-0.
Tertinggal dua gol, Liverpool mencoba untuk tampil lebih agresif pada babak kedua. Mereka mencoba menekan Leicester lewat serangan-serangan yang dilancarkan Sadio Mane dan Philippe Coutinho.
Alih-alih mencetak gol, Liverpool justru kembali kebobolan. Tepatnya pada menit ke-60, striker Leicester Vardy berhasil menaklukkan gawang kiper Liverpool Simon Mignolet dengan sundulannya usai mendapat umpan dari Christian Fuchs.
Sadar timnya sudah tertinggal jauh, pelatih Liverpool Juergen Klopp langsung melakukan sejumlah pergantian untuk menambah daya gedor tim. Pada menit ke-66, ia memasukkan Divock Origi dan Alberto Moreno untuk menggantikan Adam Lallana dan Mane.
Kehadiran kedua pemain tersebut cukup memberikan efek yang bagus untuk Liverpool. Hasilnya, mereka pun berhasil memperkecil ketinggalan melalui Coutinho pada menit ke-68 yang sukses memanfaatkan umpan dari Emre Can.
Gol tersebut membuat Liverpool makin semangat. Mereka berupaya menyerang Leicester, namun tidak ada satu pun yang menghasilkan gol sehingga skor 3-1 untuk keunggulan Leicester bertahan hingga laga usai.
Dengan kemenangan ini, Leicester berhasil menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi. Mereka kini naik ke peringkat ke-15 dengan mengoleksi 24 poin atau unggul dua poin dari Crystal Palace yang berada di peringkat ke-18.
Ini sekaligus menjadi kemenangan perdana Leicester pada 2017. Sebelumnya, mereka tidak pernah menang dalam enam pertandingan sejak memasuki tahun ini.
Sementara itu, kekalahan membuat Liverpool terpaku di peringkat kelima klasemen dengan mengoleksi 49 poin. Mereka kini hanya unggul satu poin dari Manchester United yang berada di peringkat keenam.
Susunan pemain kedua tim:
Leicester City: Schmeichel, Simpson, Morgan, Huth, Fuchs, Drinkwater, Ndidi, Mahrez/Gray (80′), Okazaki/Amartey (69′), Albrighton/Chilwel (90 1′), Vardy
Liverpool: Mignolet, Clyne, Matip, Lucas/Woodburn (84′), Milner, Lallana/Origi (66′), Can, Wijnaldum, Mane/Moreno (66′), Coutinho, Firmino.

Tweet

Penulis:MTVNEditor:Winarkodibaca:67307 Kali

talkfusion-erfolg.com www bola88 com Sumber: Lampost.co