Kami Kehilangan Segalanya Karena Kami Tidak Bisa Bertahan

Hasil leg II babak 16 besar Liga Champions 2016/2017 antara Barcelona kontra Paris Saint-Germain (PSG) sungguh di luar perkiraan banyak orang. Salah satu orang yang tidak percaya dengan kemenangan 6-1 yang diperoleh Los Blaugrana di Estadio Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB adalah pelatih PSG, Unai Emery.Apalagi saat PSG tertinggal 1-3, mereka masih mampu menciptakan sejumlah peluang emas cetak gol. Diantaranya duel satu lawan satu antara Edinson Cavani dan Angel Di Maria dengan Marc-Andre ter Stegen. Juga ada sepakan Cavani yang membentur mistar gawang Barcelona.Karena itu, Emery benar-benar tak percaya timnya terperdaya oleh Barcelona. Yakni kebobolan tiga gol hanya dalam tempo tujuh menit di pengujung laga. Berikut pertanyannya pasca pertandingan seperti dilaporkan Le Parisien. “Hari ini, bagi semua orang di Paris Saint-Germain, para staf, pemain, dan penggemar, adalah hari yang buruk. Apa yang terjadi di lapangan adalah sebuah pengalaman negatif, sembur Emery.Apa yang salah dari penampilan PSG di laga ini?Secara individu, kami kehilangan kesempatan bagus untuk berkembang. Kami sebenarnya ingin berkembang pada pertandingan hari ini.Bagaimana di babak pertama?Pada babak pertama, kami tidak bermain dengan sikap yang kami inginkan. Kami ingin terus seperti pada leg pertama. Kami ingin menunggu dan menghantam mereka lewat serangan balik.PSG sempat memperkecil ketinggalan jadi 1-3. Tapi PSG terus menyerang ketimbang bertahan?Setelah gol ketiga, tim bermain lebih baik. Kami ingin mendapat hasil terbaik dengan mencetak gol kedua. Dalam lima menit kami kehilangan segalanya.Kami tidak bisa bertahan. Sebuah pengalaman negatif, tetapi tetaplah sebuah pengalaman. Saya belajar untuk masa depan. Hari ini jelas kami membuang peluang yang sangat bagus.” (sbn)

talkfusion-erfolg.com SITUS TOGEL ONLINE TERPERCAYA dan terbaik, bandar judi terbesar, daftar info agen betting aman,resmi Indonesia Sumber: Sindonews