Joe Hart Jadi Sumber Kegalauan Pep Guardiola di Man City

Dan menurut pengakuan Guardiola, salah satu keputusan paling berat yang ia buat adalah soal Joe Hart. Ya, diakui Guardiola bahwa sampai saat ini ia masih tidak enak hati harus mengusir ikon City tersebut dari rumahnya sendiri.
Hart memang menjadi bagian dari skuad City ketika mereka menjalani masa pra-musim. Namun dari situ, Guardiola melihat bahwa Hart bukanlah sosok kiper yang pas dengan strateginya. Alhasil, Guardiola membuat sebuah keputusan besar yakni dengan menendang pemain yang dicintai suporter City tersebut ke Torino dan menggantinya dengan merekrut kiper Barcelona, Claudio Bravo.
Keputusan tersebut tentunya menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang menyayangkan bahwa Guardiola sudah berlaku seenaknya saja di City dengan mengusir pemain yang sudah banyak berjasa kepada tim. Namun di sisi lain, Guardiola menyatakan bahwa keputusannya tersebut adalah yang terbaik bagi tim meski ia mengaku tidak enak pada Hart.
Percayalah, saya tidak mengambil keputusan itu hanya untuk menunjukkan kekuasaan saya. Bahkan saya tidak suka ketika harus menentukan keputusan seperti itu. Apa yang paling terberat memang soal Joe. Saya tahu apa artinya Joe bagi klub ini, tegas Guardiola.
Saya tidak tahu apakah mereka (para pemain City) setuju atau tidak dengan keputusan saya. Tapi apa yang terjadi di dalam skuad adalah ranah saya. Saya adalah manajer disini dan saya yang membuat keputusan. Tapi itu semua bukan untuk saya, tapi untuk kebaikan klub ini sendiri.
Sejauh ini keputusan Guardiola tersebut berbuah cukup manis. City mampu menyapu bersih semua pertandingan yang mereka lakoni dengan kemenangan entah itu di Premier League, Liga Champions, maupun EFL Cup. Sementara Bravo, ia masih bisa menunjukkan bahwa keputusan Guardiola tidak salah.

talkfusion-erfolg.com totobet sidney Sumber: Sidomi