Sempat Bermusuhan, Pique Tunjukkan Respek pada Arbeloa

VIVA.co.id – Bek Barcelona, Gerard Pique menunjukkan respek kepada bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa yang melakoni laga perpisahan kontra Valencia, Minggu 8 Mei 2016. Laga di Santiago Bernabeu tersebut menjadi pertandingan terakhir Arbeloa berkostum Madrid, di hadapan suporter sendiri. Arbeloa memutuskan untuk meneruskan petualangan di klub lain musim depan. Namun, pemain 33 tahun ini belum tahu di mana dia akan bermain nantinya. Pique, yang pernah memiliki konflik pribadi dengan Arbeloa karena keduanya terlibat perang kata-kata di media sosial, menanggapi keputusan yang diambil Arbeloa. Bagaimana pun, kekasih dari Shakira itu mendoakan yang terbaik. “Saya mendoakan yang terbaik untuk Arbeloa, di mana pun dia bermain setelah ini. Jika dia menerima salam perpisahan seperti ini, itu karena dia memang layak menerimanya,” kata Pique dikutip Soccerway . “Dia memiliki karier yang hebat dengan beberapa trofi besar, termasuk Piala Dunia, dan untuk tim mana pun nantinya dia bermain. Saya ingin yang terbaik untuknya,” lanjutnya. Perseteruan antara Pique dan Arbeloa terjadi tahun lalu, dimulai saat Pique berkicau di Twitter menertawakan kegagalan Real Madrid lolos ke Copa del Rey. Ejekan itu langsung ditanggapi Arbeloa yang menyebut Pique terobsesi dengan Madrid. Konflik semakin memanas karena Pique menyebut Arbeloa seorang badut. Pique juga membantah kalau dia berteman dengan Arbeloa. Di laga terakhirnya, Arbeloa masuk di menit 79 menggantikan Cristiano Ronaldo. El Real pun menang dengan skor 3-2 berkat sepasang gol CR7 dan Karim Benzema. Sementara gol Kelelawar Mestalla dicetak Rodrigo dan Andre Gomes. Dengan hasil ini, Madrid terus membuntuti pimpinan klasemen, Barcelona, dengan poin 87, selisih satu poin dengan Blaugrana. Di sisi lain, tim pesaing lainnya, Atletico, harus mengubur mimpinya menjadi juara La Liga usai menelan kekalahan 1-2 dari Levante. Laporan: Anang Fajar Irawan

Sumber: VivaNews