Pasangan Rano-Mulya Resmi Daftar di KPU Banten

Serang – Pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarief sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) secara resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten di hari terakhir pendaftaran, Jumat (23/9). Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Mereka datang ke KPU Banten menggunakan oplet didampingi oleh sejumlah pengurus daerah partai pengusung dan sejumlah pengurus pusat PDIP dan PPP. Tampak hadir Ketua DPP PDIP Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Andreas Hugo Pareira, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Program Pemerintahan DPP PDIP Ahmad Basarah, Wakil Ketua Umum DPP PPP Mardiono dan sejumlah kader lainnya. Pasangan Rano-Mulya tiba di KPU Banten, sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung diterima oleh seluruh komisioner KPU Banten. “Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran cagub dan cawagub Banten 2017. Saat ini kita menerima pendaftaran pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief,” kata Ketua KPU Banten, Agus Supriatna. Agus mengatakan, setelah menerima berkas dari pasangan Rano-Embay, KPU akan melakukan verifikasi, antara lain terkait verifikasi dukungan parpol dan verifikasi berkas pasangan calon. “Mudah-mudahan proses pendaftaran ini berjalan dengan baik,” kata Agus. Pendaftaran pasangan Rano-Mulya tanpa dihadiri oleh Ketua Umum DPP PDI Megawati Soekarnoputri yang semula dijadwalkan hadir. Megawati yang sedianya mengantar pasangan Rano-Mulya ke KPU Banten , batal hadir karena harus menandatangani 24 rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDIP Koordinator Wilayah (Korwil) Jabar-Banten Ribka Tjiptaning juga tidak hadir saat deklarasi dan pendaftaran pasangan Rano-Mulya. “Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan salam kepada seluruh masyarakat Banten. Beliau tidak bisa hadir di tempat ini karena masih ada tugas yang harus diselesaikan. Masih ada 24 daerah yang perlu segera diselesaikan rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah,” ujar Ahmad Basarah saat membawakan orasi politik pada acara deklarasi pasangan Rano-Mulya di luar area Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Menurut Basarah, pasangan Rano-Mulya merupakan perpaduan pas nasionalis religius. Provinsi Banten akan maju jika perpaduan dua sosok ini akan menjadi gubernur dan wakil gubernur. “Presiden Jokowi mendukung secara penuh pembangunan di Banten. Ada empat proyek nasional yang sedang dijalankan di Banten yakni proyek jalan tol, pelabuhan dan proyek waduk. Jadi kepemimpinan Rano Karno di Banten mendapat dukungan penuh dari Presiden Jokowi. Karena itu, selama Rano Karno memimpin Banten, pembangunan akan pesat. Kalau mau Banten maju pilihlah pasangan Rano-Mulya,” ujarnya. Sementara itu, Rano dalam orasinya berkomitmen untuk meneruskan pembangunan yang berkeadilan dan pro terhadap masyarakat. Rano optimistis akan memenangkan Pilgub Banten, kendati hanya didukung oleh tiga parpol. “Kita akan bertekad untuk membuat Banten terkenal karena kemajuan pembangunannya bukan karena terkenal karena persoalan atau masalah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPW PPP Banten Agus Setiawan mengatakan, koalisi PDIP, PPP dan Nasdem dibangun atas dasar kesamaan pandangan, terhadap misi kebangsaan nasional regilius, dan sepakat mengusung RK-Mulya. “Ikatan gabungan parpol ini sebagai upaya menjaga kedaulatan politik, dan berpegang teguh terhadap Ideologi Pancasila UUD 1945 kebinekaan dan dalam bingkai NKRI,” kata Agus. Ketua DPW Nasdem Wawan Iriawan mengatakan partainya optimistis mampu memenangkan Pilgub Banten, kendati melawan koalisi tujuh parpol yang mengusung WH-Andika. “Pada hari ini kita sama-sama membebaskan Banten dari ketertinggalan, dan persoalan-persoalan korupsi, maka Rano Karno – Embay Mulya Syarief kami meyakini mampu memberikan perubahan bagi Banten,” kata Wawan. Ketua DPD PDIP Banten, HM Sukira mengatakan, bahwa penetapan RK-Mulya merupakan keputusan Ketua Umum DPP PDIP dan meyakini pasangan ini merupakan pasangan terbaik untuk membangun Banten. “Kami yakin Rano-Mulya mampu memenangkan Pilgub Banten,” kata Sukira. Sementara itu, Ketua Mahkamah PPP Taufiqurrahman Ruki meminta kepada pasangan Rano-Mulya untuk berkomitmen membangun dan membawa Banten keluar dari ketertinggalan. “Masyarakat Banten tidak mengharapkan macam-macam. Masyarakat Banten hanya mengharapkan jalan yang bagus, sarana dan prasarana pendidikan yang baik, mencari pekerjaan mudah, pertanian maju, pelayanan kesehatan terjangkau, dan lain-lain. Masyarakat Banten tidak hanya bangga karena Banten menjadi juara MTQ nasional. Masyarakat Banten akan bangga kalau kehidupan perekonomian di Banten baik. Seluruh sektor pembangunan maju dan rakyatnya sejahtera,” ujarnya. Ruki berjanji akan terus mengawal untuk memenangkan pasangan Rano-Mulya, dengan catatan pasangan Rano-Mulya berkomitmen untuk memajukan Banten. Laurens Dami/HA Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu