Minim Pemain, Pelatih Kesulitan Susun Timnas

, Jakarta – Pelatih tim sepak bola nasional Indonesia, Nilmaizar, kesulitan menyusun kerangka tim yang akan tampil pada babak kualifikasi Piala Asia 2015. Dari 56 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Medan, Sumatera Utara, baru 25 pemain yang hadir. “Sebenarnya sudah harus terbentuk pada 13 Januari kemarin. Tapi kami terkendala pemain. Beberapa bahkan baru akan datang untuk berkumpul,” kata asisten pelatih tim nasional Indonesia, Fabio Oliveira, Senin, 14 Januari 2013. Beberapa pemain yang menyatakan akan bergabung, namun belum hadir, antara lain Irfan Bachdim dan Raphael Maitimo. Adapun pemain asal Liga Super Indonesia belum memberi kepastian akan bergabung. “Irfan dan Raphael mengatakan baru akan bergabung dalam satu-dua hari ke depan,” ujar Fabio. Meski begitu, Fabio enggan menyalahkan situasi. Ia pun mengaku puas dengan perkembangan para pemain yang baru menghuni skuat timnas. “Kerja sama dan adaptasi mereka sudah cukup bagus. Kami fokus untuk membenahi itu saat ini, selain menekankan pada pemulihan kondisi fisik pemain,” kata Fabio lagi. Untuk melihat hasil latihan tim sejauh ini, Fabio akan mematok laga uji coba melawan tim Pro Duta sebagai parameter. Laga itu menjadi salah satu persiapan menjelang uji coba internasional melawan Yordania di Amman pada 1 Februari mendatang. Tak berbeda dengan persiapan jelang Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) akhir 2012 lalu, persiapan timnas menjelang kualifikasi Piala Asia juga menemui kendala yang sama, yaitu terbatasnya jumlah pemain. Pembentukan timnas masih menemui resistensi dari klub-klub LSI, sehingga memaksa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mencari alternatif lain dengan memanggil pemain keturunan Indonesia yang berada di luar negeri. Langkah tersebut telah diaplikasikan di Piala AFF. Timnas memanggil tiga pemain naturalisasi, yaitu Raphale Maitimo, Tonnie Cusell, dan Jhonny van Beukering. Namun, dari tiga nama itu, kali ini hanya Raphael yang kembali diminta bergabung ke timnas oleh pelatih Nilmaizar. Adapun Jhonny dan Tonnie tidak lagi dipanggil. Bahkan, untuk persiapan kualifikasi Piala Asia 2015, manajemen timnas juga memanggil pemain naturalisasi lainnya, yaitu Stefano Lilipaly. Namun pemanggilan Stefano pun masih menemui hambatan. Menurut koordinator timnas Indonesia, Bob Hippy, sampai saat ini, PSSI belum bisa menghadirkan mantan pemain FC Utrech tersebut. Kata Bob, PSSI membutuhkan surat keterangan dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB), yang menerangkan bahwa Stefano tak pernah memperkuat timnas Belanda di ajang resmi internasional sebelumnya. “Kami masih menunggu surat pernyataan itu. Komunikasi masih terus kami lakukan dengan KNVB soal Stefano,” kata Bob Hippy. Surat pernyataan tersebut memang dibutuhkan PSSI menjelang kualifikasi Piala Asia, termasuk agenda resmi Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Sebelumnya, PSSI juga menunggu surat keterangan yang sama dari KNVB terkait Raphael Maitimo. Namun akhirnya KNVB telah menyatakan bahwa Raphael tak pernah memperkuat timnas Belanda di ajang resmi sehingga bisa bermain untuk Indonesia di kualifikasi Piala Asia 2015. “Sesuai dengan permintaan PSSI tertanggal 20 Desember 2012, kami memberitahukan bahwa Raphael Guilermo Eduardo Maitimo tak pernah membela timnas senior Belanda. Raphael Maitimo hanya memperkuat timnas U-16 Belanda dalam rentang waktu 1999-2000. Ia tercatat tampil sebanyak lima kali di pertandingan persahabatan,” kata Ketua Komisi Disiplin KNVB Wouther Boshuis, seperti tertulis dalam surat KNVB kepada PSSI. ARIE FIRDAUS

Sumber: Tempo.co