Mayoritas Maskapai Besar Telan Rugi Miliaran Rupiah

RIMANEWS – Pasca penutupan berbagai bandara, sebanyak 18 penerbangan AirAsia Indonesia dibatalkan. Jumlah pembatalan penerbangan ini bertambah dari 15 penerbangan sebelumnya. Pihak AirAsia Indonesia belum mengetahui kerugian total maskapai. Perusahaan masih fokus melayani komplain penumpang akibat pembatalan ini. Adapun 3 penerbangan tambahan yang dibatalkan adalah Yogyakarta-Singapura, Semarang-Kuala Lumpur, dan Surabaya-Bandung. “Kami belum menghitung kerugian. Saat ini kami fokus melayani penumpang yang terkena dampak dari pembatalan penerbangan ini,” ujar Manajer Komunikasi AirAsia Indonesia Audrey Progastama Petriny, Jumat (14/2). Baca Juga DPR: tak ada Kemiripian uang Rupiah baru dengan Yuan Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Ketika Sri Mulyani musnahkan sex toys AirAsia menawarkan dua opsi kepada penumpang yaitu pemindahan jadwal penerbangan (reschedule) di rute yang sama maksimal 7 hari setelah pembatalan penerbangan tanpa biaya atau Credit Shell deposit di AirAsia senilai harga tiket yang dapat digunakan untuk pembelian tiket AirAsia lainnya dengan masa berlaku 3 bulan. AirAsia mengumumkan pembatalan untuk menghindari dampak buruk meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur. Selain itu, Chief Executive Officer Citilink, Arif Wibowo menjelaskan maskapai Citilink melakukan sosialisasi mengenai pembatalan penerbangan itu melalui sosial media, call center, sales office, situs resmi, mitra agen perjalanan serta bandara. Arif mengatakan Citilink terus memantau dan menyampaikan informasi kepada calon penumpang. “Kami bekerjasama dengan pemerintah memonitor cuaca dan jarak pandang di landasan Bandara Juanda, Bandara Adi Sucipto dan Bandara Abdul Rachman Saleh,” ucapnya. Lebih parah lagi, Garuda Indonesia membatalkan seluruh penerbangan ke Surabaya, Malang, Solo dan Yogyakarta karena letusan Gunung Kelud. Berdasarkan Pemberitahuan dari Kementerian Perhubungan, penutupan bandara-bandara itu dilakukan sesuai pemberitahuan atau notice to airmen (notam) yang memberi informasi perubahan aktivitas gunung berapi, erupsi dan awan debu berpotensi mempengaruhi operasional pesawat. “Penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan dari dan ke empat kota tersebut dapat melakukan penjadwalan ulang maupun pembatalan dengan refund, tanpa dikenakan biaya,” kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto. (chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , Garuda , rugi , Citilink , AirAsia , Ekonomi , Garuda , rugi , Citilink , AirAsia , Ekonomi , Garuda , rugi , Citilink , AirAsia

Sumber: RimaNews