Hadapi Bontang FC, Pro Duta berharap tuah Teladan

Sindonews.com – Pro Duta FC bersiap menantang Bontang FC, Minggu (14/4) mendatang. Namun, tidak lagi di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam. Tim berjuluk Kuda Pegasus itu merencanakan laga dipindahkan ke Stadion Teladan, Medan. “Tentu saja, kami mau bermain di sana (Teladan) juga, karena Pro Duta juga dari Medan. Kami punya hak yang sama dengan dua tim lainnya (PSMS LPIS dan PSMS LI) di Medan,” ujar pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi Senin (8/4). Stadion Teladan bukan merupakan kepemilikan swasta. Namun, sebagai aset milik masyarakat, dapat dipergunakan semua tim dan jika tidak diizinkan, akan melanggar hukum. Sebagai stadion yang baru saja selesai “didandani”, tekstur lapangan stadion dinilai representatif. “Stadion di Lubukpakam merugikan bagi gaya permainan kami yang selalu mencoba memainkan bola-bola menyusur tanah. Tekstur tanahnya keras dan membuat pemain sakit,” beber pelatih berkebangsaan Spanyol itu. Dia mencontohkan, ketika Pro Duta menghadapi Persijap Jepara beberapa waktu lalu dan menang 2-0 lewat gol Rahmad Hiayat dan Ghozali Siregar, tim Pro duta bermain baik lantaran kondisi lapangan yang representatif. Menurut Bianchi, selayaknya menghadapi Bontang FC, Pro Duta sudah harus di Teladan. Di sisi lain, atmosfer Kota Medan yang cukup tinggi dalam mendukung sepakbola dinilai cukup baik bagi timnya dan suporter. Hal lain, dukungan suporter yang sangat minim di Lubukpakam diharapkan berubah jika Teladan menjadi venue pertandingan kandang. Di musim DU 2010/2011, Pro Duta juga menggunakan Stadion Teladan, namun akhirnya pindah ke Baharoeddin Siregar musim berikutnya. Apa tanggapan manajemen Pro Duta dengan keinginan itu? “Manajemen telah berhubungan dengan pihak yang berwenang dan aku punya kepercayaan diri, bahwa pihak berwenang bertanggung jawab dan tidak akan memberikan kesulitan bagi Pro Duta untuk berlaga di Stadion Teladan,” ungkapnya optimistis. Memang, jika Pro Duta akhirnya kesampaian menggunakan Stadion yang mulai dibangun tahun 1951 dan pembangunannya selesai tahun 1953 tersebut, berbenturannya jadwal laga Suyatno cs dengan PSMS yang sama-sama menggelar pertandingan 14 April mendatang membuat salah satu pertandingan harus dimajukan atau dimundurkan. Namun, PSMS LPIS yang seharusnya menghadapi PS Siak 14 April mendatang, belum jelas juntrungannya pasca mundurnya tim besutan pelatih Peri Sandria itu dari kompetisi. Kondisi itu membuat bisa jadi laga PSMS dimundurkan atau dijadwal ulang. Manajer tim Pro Duta Amien yang dikonfirmasi Senin (8/4) lalu membenarkan rencana Pro Duta menggunakan Stadion Teladan. Namun dia belum mau berkomentar banyak soal itu. ” Nanti kami kabari,” ujarnya singkat. ( aww ) dibaca 1.624x

Sumber: Sindonews