Bupati Bogor Sangsikan Perzinaan Anak Buahnya

Bogor – Bupati Bogor Nurhayanti menyangsikan keterlibatan ajudannya perempuan berinisial KN dalam kasus dugaan perzinaan. Namun dia menghormati asas praduga tak bersalah menanggapi anak buahnya yang digerebek warga dengan dugaan berzina. “Saya junjung asas praduga tak bersalah, KN itu sudah seperti anak saya dan Insya Allah tidak ada itu perselingkuhan,” ujar Nurhayanti di sela rapat koordinasi pengamanan di Komplek Pemerintahan Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, Selasa (20/12). Ia menjelaskan, KN dan RW yang diduga terlibat perselingkuhan merupakan sahabat dan satu angkatan di Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam Negeri (STPDN). “RW diketahui memang sedang ada masalah keluarga terlebih orangtuanya sedang sakit parah. Teman-teman STPDN sendiri lagi menggalang dana untuk orangtuanya,” kata Nurhayanti. Menanggapi ancaman sanksi sesuai Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan PP Nomor 53 tahun 2010 Nurhayanti tak mau berandai-andai. “Kita tunggu proses dari pemeriksaan pihak kepolisian dan saya,” kata dia. Selasa (20/12) pagi, seorang ibu rumah tangga NRW melaporkan dugaan perzinaan yang dilakukan suaminya RW dengan RN. Keduanya tertangkap basah oleh warga pada Senin malam (19/12) berada di satu rumah di Desa Ciomasrahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. RNW telah mencium gelagat perselingkuhan suaminya RW dengan KN sejak dua bulan lalu. Ibu satu anak ini pun melaporkan keduanya ke polisi dengan dugaan perzinaan. Vento Saudale/WBP BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu